<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Hydroponics &#38; Greenhouse Technology &#187; Water Control</title>
	<atom:link href="https://hidroponik.org/?cat=11&#038;feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://hidroponik.org</link>
	<description>hidroponik, greenhouse, hydroponic</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Jun 2015 10:27:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Fertigasi Greenhouse</title>
		<link>https://hidroponik.org/?p=113</link>
		<comments>https://hidroponik.org/?p=113#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 08:19:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[AgriConsult]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Climate Control]]></category>
		<category><![CDATA[Greenhouse Tropical Climates]]></category>
		<category><![CDATA[Irrigation]]></category>
		<category><![CDATA[Net House (Screen House)]]></category>
		<category><![CDATA[The Hydroponics & Greenhouse Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Water Control]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidroponik.org/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Fertigasi di Greenhouse (Fertigation, Fertilizer and Irrigation Sytem) Penyiraman dan pemupukan budidaya sayuran didalam greenhouse pada umumnya dilakukan secara bersamaan. Penyiraman dan pemupukan sangat menentukan pertumbuhan, produktifitas dan kualitas tanaman. Teknis penyiraman dan pemupukan dapat dilakukan dengan cara manual atau menggunakan sistem irigasi, teknis fertgasi tergantung dari jenis tanaman dan media yang digunakan dalam budidaya [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hidroponik.org/wp-content/uploads/2011/10/fertigasi-greenhouse2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-119" title="fertigasi greenhouse" src="http://hidroponik.org/wp-content/uploads/2011/10/fertigasi-greenhouse2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Fertigasi di Greenhouse (Fertigation, Fertilizer and Irrigation Sytem)</p>
<p style="text-align: justify;">Penyiraman dan pemupukan budidaya sayuran didalam greenhouse pada umumnya dilakukan secara bersamaan. Penyiraman dan pemupukan sangat menentukan pertumbuhan, produktifitas dan kualitas  tanaman. Teknis penyiraman dan pemupukan dapat dilakukan dengan cara manual atau menggunakan sistem irigasi, teknis fertgasi tergantung dari jenis tanaman dan media yang digunakan dalam budidaya sayuran atau tanaman lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu alat yang penting untuk Fertigasi adalah alat distribusi penyiraman dan pemupukan, baik pemupukan untuk organik atau an organik.</p>
<p style="text-align: justify;">Spsifikasi alat distribusi Ferigasi untuk greenhouse sbb:</p>
<ul>
<li>Head Unit Pompa, 2,5 HP, kapasitas area 1000 m2,</li>
<li> Dudukan head Unit, rangka besi ukuran 100x120x20cm</li>
<li>Water tank plastik kapasitas 500 Liter x 4 buah <a href="http://hidroponik.org/wp-content/uploads/2011/10/fertigasi-greenhouse.jpg"><br />
</a></li>
<li>Dripline irigasi sistem    Mist irigasi sistem   System PRV,</li>
<li>Discfilter, Balvalve   instalation peralon   Panel Kontrol</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyiraman, yaitu : Larutan nutrisi tanaman yang akan digunakan untuk penyiraman tanaman harus      mempunyai kepekatan  (EC) dan nilai pH yang sesuai dengan jenis tanaman dan   umur   tanaman,      yang dapat diukur dengan alat EC dan PH meter sebelum didistribusikan ke tanaman.  Volume dan kepekatan larutan nutrisi diberikan sesuai dengan kebutuhan tanaman, umur tanaman, virietas dan tipe iklim setempat. Frekuensi penyiraman larutan nutrisi tergantung pada kondisi setempat, dan berbeda antara tanaman yang masih kecil dengan tanaman yang sudah dewasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila penyirman larutan nutrisi dengan cara manual (penyiraman dilakukan oleh orang untuk setiap polybag) agar dihitung kebutuhan tenaga kerja tiap satuan luas kebun, sehingga tidak mengalami kesulitan dalam waktu dan frekuensi penyiraman.  Pada sistem fertigasi tetes, Keuntungan lain bahwa itu mengurangi kontak air dengan tanaman pertumbuhan di atas tanah (daun, batang, dan buah) sehingga membuat kondisi yang kurang menguntungkan bagi banyak penyakit.</p>
<p style="text-align: justify;">Petani dengan variabel sumber daya air juga dapat menghargai tekanan yang lebih rendah (8-10 psi di garis tetes) yang diperlukan untuk mengoperasikan sistem irigasi tetes. fertigasi sukses, terdiri dari informasi tentang desain, operasi, dan pengelolaan. Fertigasi memungkinkan petani untuk mudah menerapkan nutrisi sepanjang musim  Setiap nutrisi dalam bentuk yang larut tersedia untuk penyerapan yang tepat tanaman setelah aplikasi, yang memungkinkan kontrol lebih besar atas petani terhadap ketersediaan nutrisi untuk tanaman. Faktor ini dapat menyebabkan penggunaan pupuk lebih efisien. Nutrisi dapat diterapkan secara harian, mingguan, atau periodik, tergantung pada rencana pengelolaan keseluruhan unsur hara bagi tanaman. Ketika nutrisi yang diterapkan sebelum mereka dibutuhkan, petani dapat mengurangi hilangnya nutrisi dari zona akar.</p>
<p style="text-align: center;"><strong> HUBUNGI/CONTACT US :</strong></p>
<p style="text-align: center;">Jl. KH. Rd. Abdullah Bin Nuh  						    89<br />
Bogor 16115 – Indonesia</p>
<p style="text-align: center;">Call/SMS : 081 70000 389<br />
Telp : 0251-7194243 &amp; 0251-8422001 Fax : 0251-8410 243 (09.00-16.00 WIB)</p>
<p style="text-align: center;">Marketing &amp; Produk<br />
Email: info@hidroponik.org</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://hidroponik.org/?feed=rss2&#038;p=113</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
